Showing posts with label nikon. Show all posts

Monday, 7 August 2017

thumbnail

MODE PEMOTRETAN PADA NIKON

Mode Pemotretan Pada Nikon



M: Full Manual
Pada mode ini pengaturan kamera sepenuhnya manual, baik shutter speed, aperture, ISO, dsb.

A: Aperture Priority
Pada mode ini aperture dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun shutter speed akan mengimbangi secara otomatis akan kebutuhan cahaya sesuai dengan besar aperture.

S: Shutter Priority
Pada mode ini shutter speed dapat diatur sesuai dengan kehendak, namun aperture akan mengimbangi secara otomatis kebutuhan cahaya yang sesuai dengan shutter speed.

P: Program
Pada mode ini baik aperture maupun shutter speed akan mengkalkulasi secara otomatis sesuai dengan kebutuhan cahaya, hanya saja pada mode ini tingkat exposure dapat diatur sesuai dengan kehendak.

Auto
Mode auto merupakan mode dimana kamera secara penuh mengatur akan segala kebutuhan pengaturan, dengan kata lain pada mode ini fotografer tinggal “jepret” saja.

Portrait
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan portrait ( foto manusia ), seperti penggunaan tonal warna untuk skin tone, dsb.

Landscape
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan ( landscape), seperti tone warna yang lebih vivid atau lain sebagainya.

Macro
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto macro ( jarak dekat sehingga objek tampak lebih besar ), seperti fokus lensa yang lebih disesuaikan.

Moving Object
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan pemotretan objek yang bergerak, sehingga fokus lensa akan lebih cepat bergerak menyesuaikan dengan pergerakan objek.

Night Landscape
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto pemandangan pada malam hari.

Night Portrait
Mode ini merupakan pencabangan mode full auto, namun lebih disesuaikan dengan kebutuhan foto portrait malam hari atau cahaya redup.



Thursday, 13 July 2017

thumbnail

FOOD PHOTOGRAPHY

FOOD PHOTOGRAPHY


Bagaimana cara mengambil foto makanan agar terlihat cantik ???

Nah, sekarang kita akan mempelajari sedikit bagaimana sih memotret makanan sehingga tampak lezat sekalipun tanpa flash eksternal ataupun internal.

1. Tatalah makanan yang akan difoto agar tampak baik.

Pastikan sebelum memotret, makanan di depan anda sudah dalam komposisi terbaik, tidak amburadul, tidak ada yang tumpang tindih.
Bagian yang penting dan ingin anda tonjolkan seharusnya tampil lebih ke depan. Perhatikan juga jangan sampai ada sedikit makanan yang tumpah atau terselip di luar piringnya,


2. Pastikan kondisi cahaya mencukupi

Nah dalam memotret makanan, pastikan ruangan anda memotret memiliki pencahayaan yang cukup, entah itu dari lampu yang terang, atau sumber cahaya lainnya.
Tapi alangkah baiknya jika anda menggunakan pencahayaan alami, cobalah mencari tempat di dekat jendela atau tempat cahaya masuk secara leluasa, maka hasil akhir fotonya tentu akan jauh lebih baik daripada tempat yang remang-remang.


3. Jangan lupakan background

Pastikan background foto makanan anda bagus, usahakan agar background foto terlihat simpel dan tidak ramai, hal ini patut diperhatikan karena jangan sampai background foto anda lebih menarik perhatian daripada foto makanannya sendiri.

Hindari background yang  warnanya terlalu mencolok, dan pastikan juga warnanya senada dengan makanan, jika anda tak ingin repot gunakan saja warna netral, seperti putih, hitam atau grey.


4. Manfaatkan angle atau sudut pengambilan unik

Berkreasilah dengan sudut pandang ini, mungkin dari samping atau sudut 45 derajat ke arah objeknya. Jangan takut untuk mencoba pastinya, karena dengan mengeksplor sudut pandang ini, anda akan menemukan sudut mana sebuah makanan bisa terlihat sangat cantik atau lezat.


5. Manfaatkan lensa dengan bukaan besar

Misalnya jika di lensa kit anda bisa memanfaatkan bukaan f/3.5 di focal length 18mm, foto di bawah ini dipotret menggunakan setingan tersebut. Selain kita bisa mendapatkan cahaya lebih banyak, dengan lensa bukaan besar kita juga bisa mendapatkan efek bokeh atau ruang tajam yang sempit. Biasanya dengan efek bokeh foto makanan akan lebih terasa dramatis.


6. Jangan lupakan detail makanan tersebut

Coba untuk fokuskan ke detail dari makanan tersebut, dan anda akan melihat bagaimana makanan tersebut jadi semakin menarik untuk difoto. Demikan beberapa tips sederhana jika anda ingin mengambil foto makanan, jika anda hanya memiliki lensa kit untuk memotret makanan, manfatkanlah itu !



thumbnail

ANGLE FOTO DALAM FOTOGRAFI

ANGLE FOTO DALAM FOTOGRAFI



Ada lima macam angel foto yang wajib di ketehaui, angel pada sebauh foto akan menentukan foto itu menarik atau tidak. Angel foto juga bisa memperkuat pesan yang akan di sampaikan pada sebuah foto itu tapi bisa malah memperlemah pesan yang akan di sampaikan pada foto itu sendiri. Mengenal angel dalam fotografi itu penting, berikut macam – macam angel foto…


1. Eye view

•       Eye view atau sudut pengambilan sejajar dengan mata objek. Kamera dan lensa sejajar dengan objek yang akan di potret, biasnya angel ini digunakan untuk foto potret terhadap manusia. Terkadang, dalam travel fotografi pengambilan foto untuk mengabadikan aktivitas manusia, tekstur sebuah kota, atau interaksi dengan lingkungan sekitar kebanyakan menggunakan angle ini.


2, Low Angle

•       Low angel atau sudut pengambilan lebih rendah dari objek. Angel ini memberi kesan kemewahan, kekuatan, atau kebesaran. Fotografer menggunakan sudut pengambilan foto ini untuk memotret bangunan agar memberikan kesan yang megah dari bangunan tersebut. Dalam foto komersil sebuah iklan otomotif, sudut ini tak jarang pula digunakan untuk memberikan kesan ketangguhan dari produk mereka. Juga pada sebagaian fotografer memanfaatkan
low angle untuk memotret manusia.


3. High Angle

•       High angle atau sudut pengambilan dari atas objek.  Dengan high angle kita bisa memasukkan elemen pendukung objek yang akan kita abadikan kedalam frame. Kesan dari penggunaan sudut pengambilan foto ini akan memberikan kesan kecil atas objek foto. Pemanfaatan pengambilan foto dengan high angle juga bisa menghasilkan foto yang berbeda. Misalnya saat mengambil foto keramaian pasar,
jalanan, atau lalu lintas di sebuah sungai.


4. Bird Eye

•       Menggunakan sudut pengambilan ini, sebagai fotografer kita bisa memberikan kesan yang luas dalam foto yang kita hasilkan, ibarat penglihatan seekor burung. Memotret dengan sudut pengambilan ini digunakan untuk membuat foto tentang suatu daerah, perkotaan, atapun menggambarkan
Landscape.


5. Frog Eye

•       Memotret dengan angle frog eye, posisi kamera bisa saja sejajar dengan tanah. Hal ini biasanya digunakan untuk memotret objek yang posisinya berada di atas tanah. Sebagian fotografer bersusah payah mengambil foto dengan sudut pengambilan ini, tak jarang pula mereka tiarap untuk menghasilkan foto yang bagus.



Wednesday, 12 July 2017

thumbnail

KOMPOSISI GAMBAR DALAM FOTOGRAFI

KOMPOSISI GAMBAR DALAM FOTOGRAFI

A. Garis

Komposisi ini terbentuk dari pengemasan garis secara dinamis baik garis lurus, melingkar/ melengkung. Biasanya komposisi ini bisa menimbulkan kesan kedalaman dan kesan gerak pada sebuah objek foto. Ketika garis-garis itu digunakan sebagai subjek, yang terjadi adalah foto menjadi menarik perhatian.

1. Horizontal


2. Vertikal


3. Diagonal


4. Kurva (Melengkung)


B. Bentuk

Komposisi ini biasanya dipakai fotografer untuk memberikan penekanan secara visual kualitas abstrak terhadap sebuah objek foto. Biasanya bentuk yang paling sering dijadikan sebagai komposisi adalah kotak dan lingkaran.


C. Warna

Memberikan sebuah kesan yang elegan dan dinamis pada sebuah foto apabila dikomposisikan dengan baik. Kadang kala komposisi warna dapat pula memberikan kesan anggun serta mampu dengan sempurna memunculkan “mood color” (keserasian warna) sebuah foto terutama pada foto – foto “pictorial” (Foto yang menonjolkan unsur keindahan)


D. Gelep dan Terang

Komposisian ini digunakan sebagai penekanan visualitas sebuah objek. Kita dapat menggunakan komposisi ini dengan baik apabila kita mampu memperhatikan kontras sebuah objek dan harus memperhatikan lingkungan sekitar objek yang dirasa mengganggu yang sekiranya menjadikan permainan gelap terang sebuah foto akan hilang.


E. Tekstur

Tatanan yang memberikan ksan tentang keadaan prmukaan suatu benda (halus, kasar, beraturan, tidak beraturan, tajam, lembut,dsb). Tekstur akan tampak dari gelap terang atau bayangan dan kontras yang timbul dari pencahayaan pada saat pemotretan.



Powered by Blogger.

Translate